MA Tarbiyatut Tholabah

MATABAH.COM : Home » Berita

Berita

MAHBUB JUNAIDI RESMI DILANTIK MENJADI KEPALA MA TARBIYATUT THOLABAH

PELANTIKANKranji-Tabah.Post.-  Ketua Yayasan Tarbiyatut Tholabah Kranji Paciran Lamongan melantik H. Mahbub Junaidi, M.Pd.I sebagai Kepala MA Tarbiyatut Tholabah pada Rabo(18/10) pukul 11.00 WIB di Gedung Aula Tarbiyatut Tholabah.

Pelantikan yang dihadiri 300 undangan dari guru dan pengurus yayasan berjalan khidmat sampai selesai. Acara tersebut juga melantik Kepala Madrasah Tsanawiyah untuk masa abdi 2017-2021.

Dalam pelantikan, Mahbub Junaidi mengikuti pembacaan sumpah jabatan yang dibacakan langsung oleh Ketua yayasan H Fathur Rahman. Dalam sumpah jabatannya Mahbub Berjanji akan menjunjung tinggi ajaran Islam dan ideologi Pancasila.

“Saya berjanji bahwa saya dalam menerima jabatan Kepala Madrasah Aliyah akan menjunjung tinggi

ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dan ideologi Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,”  Kata Mahbub mengikuti ketua Yayasan.

Selanjutnya kepala MA yang baru melakukan penandatanganan berita acara pelantikan dan serah terima jabatan dari kepala MA Lama. (CRK)

TIM BOLA VOLLY MA TARBIYATUT THOLABAH SIAP LAWAN ALUMNI MAZRO’ BVC

PACIRAN - Tim bola volly MA Tarbiyatut Tholabah (MA TABAH) Kranji akan melakoni ujian berat dalam lanjutan Turnamen Bola Volly Karang Taruna 2017, di Kemantren Sport Center, Malam ini, Rabu (18/10). Lawan yang sudah menunggu di babak II ini adalah tim Volly alumni SMA Mazroatul Ulum, Paciran.

Tim SMA Mazro' sejak dulu terkenal kuat untuk wilayah Pantura Lamongan. Bahkan menjadi juara dalam turnamen antar sekolah tingkat SMA se Lamongan - Tuban - Gresik, yang digelar STAIDRA Kranji beberapa waktu lalu.

Meskipun tak diunggulkan, tim pelatih MA Tabah optimistis akan bisa mengimbangi permainan lawan.

"Insya Allah, untuk pertandingan kedua ini, tim akan lebih siap. Secara mental, anak-anak sudah lebih bagus dibanding pertandingan pertama saat melawan Jetak," ujar Pak Qoni', pelatih tim Volly MA Tabah penuh optimisme.

Demi meraih kemenangan, tim pelatih akan melakukan perombakan di skuad gantiBerdasarkan evaluasi tim pelatih dan manager, ada pemain luar yang kurang maksimal karena masalah fisik.

"Untuk pemain lokal MA Tabah, sudah mencukupi--karena tujuan kita juga ingin mmeberi mereka pengalaman. Namun, untuk pemain luar (bon) kita akan ganti dengan pemain lain yang fisiknya lebih siap," Jelas Pak Qoni'.

"Insya Allah pemain baru ini lebih fresh dan kuat. Kami optimis bisa mencuri kemenangan dari tim Mazro'," ungkap Pak Qoni' saat ditemui disela latihan tim.

Pada pertandingan sebelumnya, tim volly MA Tabah dengan susah payah berhasil mengalahkan tim Volly Jetak Lamongan lewat pertandingan rubber set. [MSK)

Menpora: SANTRI HARUS JAGO OLAHRAGA

menteriLAMONGAN - Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, berpesan kepada para santri agar punya gaya hidup sehat. Salah satu caranya ialah dengan rajin berolahraga. Pesan tersebut disampaikan dalam Kuliah Umum di aula Pondok Pesantren Tarbiyatut Tholabah Kranji Paciran Lamongan, Ahad (14/10).

"Jadi santri itu, harus multitalenta. Selain jago ngaji, jago baca kitab kuning, jago puasa, juga harus rajin berolahraga. Supaya tubuh sehat dan bawaannya tidak malas mulu," tukas beliau dalam orasinya pada acara yang bertajuk 'Ngaji Kebangsaan' itu.

Untuk mewujudkan santri yang jago di berbagai bidang--khususnya olahraga, Kemenpora berinisiatif menggelar Liga Santri Nusantara, yang mempertandingkan sepak bola antar pondok pesantren se Indonesia.

"Untuk tahun ini ada 1800-an pondok pesantren yang berpartisipasi. Sayang sekali, Pondok Tarbiyatut Tholabah ini tidak mengikutkan wakilnya," ucapnya. "Semoga tahun depan bisa ikutan ya...!"

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan itu, Menpora juga mengingatkan tentang pentingnya santri mempersiapkan diri menjadi pemimpin-pemimpin masa depan bangsa.

"Bangsa ini butuh kader-kader yang berintegritas untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di masa mendatang. Makanya, santri harus bersiap mengisi pos-pos penting di pemerintahan atau di masyarakat," tukas Menteri alumni IAIN Sunan Ampel Surabaya ini.

"Anda gak usah kuatir nanti jadi apa. Percayalah, lulusan pesantren itu juga bisa jadi orang. Buktinya, banyak santri lulusan pesantren yang jadi bupati, pengusaha, atau jadi menteri. Tinggal anda persiapkan diri saja," pesan Menpora memberi motivasi.

Sementara itu, Rektor IAI TABAH, Imam Azhar, menyampaikan terima kasih yang mendalam atas kesediaan Menpora hadir di kampus Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah Lamongan.

"Penghargaan setinggi-tingginya atas kehadiran Pak Menteri di tengah-tengah kami. Di tengah jadwal yang padat, Pak Menteri masih bisa menyempatkan diri untuk berbagi semangat dan ilmu kepada para santri dan mahasiswa kami," ujar Pak Imam, dalam sambutanpad di depan sekitar 3000 an santri dan mahasiswa Pesantren Tarbiyatut Tholabah.

Sebelumnya, Menpora juga melakukan kunjungan ke Kampus Unisda Lamongan dan meninjau sarana olahraga di kampus tersebut. [MSK]

 < 1 2 3 4 5 >  Akhir